Mengingat waktu yang masih longgar , ijinpun diberikan , dan langsung Supervisor duduk manis dihadapannya.
Apa yang bisa saya bantu ?
Satu pertanyaan klasik mulai dilontarkan, dan dengan sedikit menunduk , Supervisor menyampaikan keinginannya untuk mengundurkan diri dari korporasi.
Supervisor menjawab dengan sedikit lebih berani , bahwa dia mendapat penawaran gaji yang lebih besar dari kompetitor korporasi , untuk jabatan yang sama, sebagai Sales Supervisor.
Si Direktur yang masih belum begitu paham dengan apa yang terjadi , menjawab , bahwa ia akan konsultasikan dengan manajernya bersama HR yang paham dan membawahi remunerasi karyawan. Supervisor dipersilakan datang lagi esok hari. Singkat cerita , siang harinya diadakan pertemuan antara Direktur , Manajer dari Supervisor dan manajer HR .
Dari mulai bidang sales marketing , yaitu market share , market share persegmen , per region , per area , per sosial class dan lain lain .
Itulah nafas kehidupan korporasi , dan mau diarahkan dan dibawa kemana kedepannya.
Employee effectiveness hanya akan terjadi apabila “kesejahteraan lahir batin” karyawan terjaga , ditopang oleh corporate climate , potensi perkembangan kedepan dan aspek positif lainnya. Banyak hal harus diperhatikan , terutama apa strategi dan langkah kompetitor yang selalu ingin menghambat atau bahkan menghentikan laju perkembangan korporasi .
Iming iming gaji besar kepada Talents yang baik , sering dilakukan , agar si talents berpaling dan berniat hengkang untuk bergabung dengan kompetitor .
Permainan ‘hijack and kick’ ini bukan hanya terjadi dilapangan , bahkan sampai ke bagian Keuangan , Pabrik , Logistik dan lain lain.
Manajemen harus tetap menjaga soliditas di bagian masing masing .
Kecenderungan masalah gaji atau lebih luasnya masalah welfare , tidak bisa dilepaskan dari kebijakan korporasi , karena semua ini ada didalam Budget Tahunan , dan menjadi satu komponen yang menentukan dalam pencapaian target korporasi.
Semua pengeluaran untuk welfare harus sudah diperhitungkan dalam kenaikan berkala yang disebabkan inflasi , atau sering disebut sebagai ‘kenaikan index’ , dan yang lain adalah kenaikan penghasilan karena pencapaian prestasi kerja , yang sering disebut sebagai ‘merit increase’
.
Hal yang tidak bisa dibendung adalah terbukanya lapangan kerja disatu pihak , dan bertambah sengitnya persaingan dilain pihak.
Survey tentang kondisi dan besaran gaji ataupun welfare yang ada diindustri , tidak bisa diabaikan.
Jabatan Sales Manager misalnya , tentu berbeda dengan jabatan Sales and Marketing Manager , dalam scope tanggung jawabnya.
Banyak aspek yang harus dipertimbangkan untuk membandingkan struktur satu korporasi dengan korporasi kita misalnya, karena lingkup organisasi , paket lain , dan masa depan korporasi yang berbeda .
EFS akan menggambarkan hasil hubungan elastisitas dari keadaan paket yang diterima , dengan hasil kerja bahkan niat atau effort dari karyawan untuk melakukan yang terbaik didalam posisinya.
Artinya dengan menaikkan sedikit pengeluaran , akan didapat lebih banyak kenaikan hasil kerja yang signifikan
.
Trend “employee effectiveness” akan naik , dan kita tidak perlu lagi menyetujui pengunduran diri seorang good talent.


































